Fanolo:Tata bahasa Nias mini

Moroi ba Wiktionary
Ae ba navigasi Ae ba wangalui

Catatan:

  • Tulisan ini sengaja ditulis dalam bahasa Indonesia, sebab banyak istilah teknis ketatabahasaan belum terdapat dalam bahasa Nias, sementara orang Nias hanya belajar tata bahasa Indonesia di sekolah. Jadi secara logis tulisan tentang tata bahasa Nias seyogyanya ditulis dalam bahasa Indonesia untuk memudahkan bukan hanya orang Nias, melainkan juga orang bukan Nias mempelajarinya.
  • Saya tahu bahwa ada booklet tata bahasa Nias yang beredar yang berusaha menggunakan istilah bahasa Nias sebagai padanan istilah bahasa Indonesia. Tetapi setelah membacanya, saya yakin kebanyakan orang akan menjadi bingung dan justru menjadi penghalang untuk belajar bahasa Nias.
  • Tulisan ini pertama kali muncul di Wikipedia Nias. Kemudian saya pindahkan ke sini melihat tulisan ini belum mendapat tempat yang tepat di sana. Tulisan di sana tidak akan di-update!
  • Pertama kali tulisan ini dibuat dalam satu halaman, namun karena menjadi terlalu panjang, akhirnya dibagi dalam berbagai tulisan mandiri.

Pengantar[bulö'ö]

Tata Bahasa Nias ini lahir dari berbagai usaha untuk membawa bahasa Nias ke era digital. Memang telah ada beberapa buku cetak tata bahasa Nias, tetapi nampaknya di zaman digital ini para penulis berbahasa Nias, yang giat dalam media sosial dan internet tidak bisa mengaksesnya atau tidak punya waktu untuk pergi ke museum atau ke tempat di mana buku-buku itu tersedia sebelum mulai menulis judul nyanyian di YouTube atau sebuah pos di Instagram, Facebook, dlsb. Sehingga akhirnya di dunia digital bahasa Nias dan penulisannya sungguh mengalami kesimpangsiuran.

Usaha untuk memudahkan penulisan bahasa Nias di layar telefon cerdas (smartphone) pertama muncul setelah melihat semakin banyak orang Nias aktif berkomunikasi di media sosial. Namun karena papan ketik yang tersedia tidak menyediakan huruf ŵ dan ö, dua huruf yang secara tradisional menjadi ciri khas penulisan bahasa Nias, akhirnya terjadi kesimpang-siuran penulisan di berbagai kanal media sosial. Ada orang yang menulis ŵ dengan w saja atau malah terbalik ŵ. Demikian dengan huruf ö yang kadang ditulis dengan 6 atau o atau e.

Maka lahirlah proyek keyboard Nias di smartphone Android dan di desktop PC yang dibarengi dengan fungsi ejaan otomatis untuk menghindari salah ketik.[1]

Kemudian muncul gagasan membuat program lima tahun (2020-2025) mendorong penggunaan bahasa Nias di era digital dengan tiga komponen: dokumentasi, standardisasi dan promosi. Pada awal-awal digunakan Google Drive untuk menyimpan segala daftar kata dan berbagai dokumen program ini.[2]

Namun hampir dalam waktu bersamaan muncul ide untuk mengurangi kompleksitas penyimpanan dan pengolahan dokumen-dokumen dengan langsung memasukkan entri bahasa Nias di Wikipedia Li Niha [3] dan Wiktionary Nias.[4]

Demikianlah setelah berbagai entri mulai dimasukkan ke Wiktionary dan Wikipedia semakin terasa perlunya "tata bahasa sederhana" sebagai pegangan bagi mereka yang mau menggunakan bahasa Nias secara elegan dan benar.

Untuk itu tulisan-tulisan berikut dipakai sebagai referensi:

  1. H. Sundermann, Niassisch-deutsches Wörterbuch, Moers, 1905
  2. H. Sundermann, Niassische Sprachlehre, 'S-Gravenhage, 1913
  3. T. Halawa dkk., Struktur Bahasa Nias, Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1983
  4. Lea Brown, A grammar of Nias Selatan, University of Sydney, 2001
  5. Yas Harefa, Tata Bahasa Daerah Nias, Gunungsitoli, 2002
  6. Wa'özisökhi Nazara, Morfofonemik Bahasa Nias, Jurnal Akademika, Vol. 11, No. 2, Oktober 2007
  7. Andi W. Polili dkk., The Status of Nias Language, Journal of Arts & Humanities, Vol. 07, Issue 01, 2018, 08-22

Tidak ada usaha untuk membuat sintesa dari semua buku di atas, melainkan sekedar digunakan untuk menjadi dasar bagi tata bahasa Nias sederhana yang bisa menjadi pegangan cepat di era digital ini.

Perlu ditegaskan di sini bahwa pendekatan yang digunakan adalah pendekatan inklusif. Artinya baik tata bahasa ini maupun Wikipedia Nias dan Wiktionary Nias berusaha mengakomodasi berbagai dialek yang ada di Nias dan menghindari andaian bahwa dialek Gunungsitoli dan Nias Utara adalah standar. Berkenaan dengan standar bahasa Nias ini, T. Halawa dkk. dengan tepat menulis:[5]

Perlu diketahui pula bahwa dialek yang umum dikenal ialah dialek kota Gunungsitoli dan sekitarnya. Hal ini dapat dimengerti karena latar belakang sejarahnya. Zending Protestan dari Jerman Barat yang datang sekitar tahun 1860 mula-mula mempelajari bahasa Nias dialek kota Gunungsitoli sehingga misi mereka ke seluruh daerah Nias selalu disampaikan dalam bahasa Nias dialek kota Gunungsitoli. Demikian juga, buku-buku yang berhubungan dengan itu, misalnya, Alkitab dan buku nyanyian gereja selalu diterjemahkan dalam bahasa Nias dialek Gunungsitoli. Hal yang serupa kita lihat pula dari buku-buku yang dikarang dalam bahasa Nias yang juga selalu mengandung dialek Gunungsitoli. Hal ini disebabkan oleh pengarangnya kebanyakan orang-orang yang bertempat tinggal di sekitar Gunungsitoli.

Ejaan dan bunyinya[bulö'ö]

Ejaan bahasa Nias

Perubahan kata[bulö'ö]

Perubahan kata dalam bahasa Nias

Struktur kalimat[bulö'ö]

Kelas kata[bulö'ö]

Nomina[bulö'ö]

Verba[bulö'ö]

Pronomina[bulö'ö]

Adjektiva[bulö'ö]

Numeralia[bulö'ö]

Partikel[bulö'ö]

Referensi[bulö'ö]

  1. Proyek Keyboard Nias
  2. Rencana Program Pelestarian Bahasa Nias 2020-2025
  3. Wikipedia Nias
  4. Wiktionary Nias
  5. T. Halawa dkk., Struktur Bahasa Nias, Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1983, hlm. 4